DISKOMINFOSTANDI – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu langkah nyata yang kini diwujudkan adalah pendirian Tempat Tunggu Kelahiran (TTK) Mahakam Ulu di Kota Samarinda.

Program ini digagas oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Mahakam Ulu sebagai solusi atas tantangan geografis yang dihadapi masyarakat perbatasan. Kondisi wilayah yang didominasi jalur sungai kerap menyulitkan ibu hamil untuk segera memperoleh layanan kesehatan rujukan, terutama saat menghadapi persalinan darurat.

Melalui TTK, ibu hamil yang dirujuk ke Samarinda dapat tinggal sementara di tempat singgah yang nyaman, sehingga jarak menuju fasilitas kesehatan rujukan—khususnya rumah sakit dengan layanan persalinan dan penanganan komplikasi medis—lebih dekat dan cepat dijangkau. Selama di TTK, mereka mendapatkan pemantauan kesehatan berkala, pendampingan tenaga medis, serta edukasi persiapan persalinan.

“TTK Samarinda ini ibarat jembatan penyelamat bagi masyarakat Mahakam Ulu. Kehadirannya membantu mempercepat akses ke rumah sakit, sekaligus menekan risiko keterlambatan penanganan medis yang sering menjadi penyebab tingginya angka kematian ibu dan bayi,” ujar Norsiana Mendan, S.IP., M.AP, Penanggung Jawab TTK Samarinda.

Selain layanan kesehatan, TTK juga menjadi ruang kebersamaan bagi pasien dan keluarga. Pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia misalnya, para penghuni TTK bersama keluarga pendamping melaksanakan kegiatan sederhana seperti lomba tradisional, doa syukur, dan acara kebersamaan. Aktivitas tersebut menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus mempererat solidaritas masyarakat Mahakam Ulu yang sedang berada jauh dari kampung halaman.

Saat ini, TTK Mahakam Ulu di Samarinda berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No.27, RT 13, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu. Meski diprioritaskan bagi pasien rujukan dari Mahakam Ulu, fasilitas ini juga terbuka untuk masyarakat umum sesuai prosedur dan ketersediaan kamar.

Kehadiran TTK Samarinda menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Mahakam Ulu dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih dekat, ramah, dan inklusif. Harapannya, program ini dapat membantu menekan angka kematian ibu dan bayi, serta memperkuat sistem rujukan kesehatan lintas daerah. (AD/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *