DISKOMINFOSTANDI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu, Samson Batang, S.Sos, M.Si, secara resmi menutup kegiatan Penyelarasan Program Kurikulum Tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Mahulu yang berlangsung di Ballroom 1 Hotel Midtown Samarinda, Kamis (28/8/2025) malam.

Dalam sambutannya, Kadisdikbud menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kegiatan ini, mulai dari para guru, kepala sekolah, tim Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten, hingga Kabid dan staf Disdikbud.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta guru, kepala sekolah, tim KKG Kabupaten, serta Kabid dan staf yang telah melaksanakan kegiatan penyelarasan program kurikulum tingkat sekolah dasar ini,” ujarnya

Ia menegaskan, meskipun tidak semua peserta yang hadir adalah guru, pelatihan ini penting dipahami bersama. Menurutnya, guru merupakan garda terdepan keberhasilan pendidikan di Mahakam Ulu.

“Guru adalah ujung tombak bagi dinas pendidikan sekaligus ujung tombak tenaga pendidik anak-anak kita di sekolah,” jelasnya

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara KKG Kabupaten dan KKG Kecamatan dalam menyebarluaskan hasil kegiatan. Ia berharap peserta yang hadir dapat menularkan ilmu kepada guru-guru lain di sekolah masing-masing.

“Saya berharap bapak-ibu dapat mengimbaskan ilmu ini ke teman-teman guru yang lain. Setelah kegiatan ini, silakan kumpulkan teman-teman di sekolah, lalu bagikan apa yang sudah didapatkan di sini,” pesannya

Kadisdikbud juga mengingatkan agar guru tidak merasa minder meskipun bukan kepala sekolah, karena seluruh peserta yang hadir dipercaya sebagai perwakilan sekolah masing-masing. Ia menegaskan pentingnya keaktifan guru dalam menghadapi perubahan kurikulum yang tidak berubah terlalu cepat, namun tetap perlu dipahami agar pembelajaran lebih bermakna bagi peserta didik.

“Kalau bapak-ibu tidak aktif, maka pembelajaran tidak bisa berjalan dengan baik. Kasihan anak-anak kalau pembelajaran tidak dilakukan secara maksimal, apalagi di era globalisasi sekarang ini. Saya percaya bapak-ibu guru masih muda, masih energik, jangan sampai ilmu yang didapat dari pelatihan ini hilang begitu saja,” tegasnya

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada awak media yang turut membantu mempublikasikan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada media yang sudah membantu mempublikasikan kegiatan ini sehingga dunia luar tahu apa yang dilakukan Disdik untuk meningkatkan SDM guru di Mahulu. Jangan sampai kita kalah dengan kabupaten lain. Walaupun kita daerah 3T, janganlah SDM kita juga menjadi SDM 3T,” tandasnya

Menutup sambutannya, ia juga memberikan semangat khusus bagi guru-guru yang mengajar di wilayah pedalaman dan perbatasan, seperti Long Apari dan Nyaribungan.

“Bapak-ibu guru di sekolah jauh dan sulit dijangkau tetap harus semangat memajukan pendidikan SD di Mahulu. Tanpa bapak-ibu, kami yang ada di dinas pendidikan tidak dapat berbuat banyak. Pendidikan Mahulu ada di pundak bapak-ibu semua,” pungkasnya (JJ/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *