foto: diskominfostandimahulu_JJ


DISKOMINFOSTANDI – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar Pra Musrenbang Tematik Stunting, kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (05/02/2025).

Sebagai bagian dari tahapan strategis penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Rencana 2027. Kepala Bappelitbangda Mahulu yang diwakili Sekretarisnya Franciskus Hului, SE, M.Si menyampaikan bahwa stunting bukan persoalan kesehatan semata, melainkan isu pembangunan sumber daya manusia yang bersifat multidimensi.

“Penanganan stunting memerlukan konvergensi lintas sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, sanitasi, perlindungan sosial, ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” jelasnya

Pra Musrenbang Tematik Stunting menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi, menyelaraskan data, serta menyepakati prioritas intervensi yang akan diusulkan dalam Musrenbang RKPD Tahun 2027.

Arah kebijakan penurunan stunting di Kabupaten Mahakam Ulu sendiri telah menjadi bagian integral dari RPJMD Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2025–2029, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu peserta pra musrenbang Camat Long Bagun Bonifasius, S.Hut, menjelaskan bahwa permasalahan stunting di wilayah Kecamatan Long Bagun masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan fasilitas serta minimnya pemahaman kader mengenai stunting.

“Stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi anak yang sudah terdampak, tetapi juga upaya pencegahan terhadap kelompok yang berpotensi terdampak di masa mendatang,” ucapnya

Untuk itu diperlukan kerja sama lintas pihak serta peningkatan sosialisasi dan pendampingan kepada para kader agar memiliki pemahaman yang sama dan komprehensif.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Ekonomi Pembangunan Suber Daya Manusia , Pemerintah Dan Aparatur (EPSDMPA) yang diwakili Leonardo Dakori Karun, S.Hut., M.Si, dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa tujuan utama Pra Musrenbang Tematik Stunting adalah menghimpun dan menyinkronkan program serta kegiatan penanganan stunting lintas OPD, kecamatan, kampung, dan Bapelitbangda sebagai perencana.

Dengan demikian, seluruh intervensi dapat direncanakan secara terarah, terkoordinasi, dan selaras dengan arah kebijakan pimpinan.

Ia juga menegaskan bahwa isu stunting menjadi prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Penanganan stunting merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manunsia dan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk OPD terkait, pemerintah kecamatan, aparatur kampung, serta kader posyandu,” ujarnya

Melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting ini, diharapkan perencanaan penanganan stunting di Kabupaten Mahakam Ulu dapat semakin terintegrasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Long Bagun. (JJ/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *