Foto : JJ


DISKOMINFO — Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, S.E, secara resmi membuka Workshop Manajemen Keprotokolan dan Agenda Setting Pimpinan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tjokro Balikpapan pada Selasa (23/06/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh aparatur pemerintah daerah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keprotokolan, komunikasi publik, dokumentasi pemerintahan, serta pengelolaan agenda pimpinan daerah guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, efektif, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas kebijakan, tetapi juga oleh kemampuan aparatur dalam membangun koordinasi, komunikasi, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Komunikasi publik yang baik menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan aparatur yang profesional, adaptif, serta mampu membangun sinergi yang kuat agar pelayanan pemerintahan dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya

Bupati juga menekankan pentingnya peran keprotokolan dan agenda setting pimpinan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan daerah.

Menurutnya, pengelolaan agenda pimpinan yang terencana dan terkoordinasi dengan baik akan membantu memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, menghindari tumpang tindih kegiatan, serta memastikan program prioritas daerah dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa dokumentasi kegiatan pemerintahan memiliki nilai strategis sebagai bentuk akuntabilitas publik sekaligus rekam jejak pembangunan daerah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan kebijakan di masa mendatang.

Melalui workshop ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam mendukung pelayanan pimpinan daerah, mulai dari pengelolaan agenda, pelaksanaan kegiatan resmi, penyampaian informasi publik, hingga dokumentasi kegiatan pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengapresiasi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu yang terus berupaya meningkatkan kapasitas aparatur melalui kegiatan pelatihan dan penguatan kompetensi.

“Melalui workshop ini saya berharap terbangun kesamaan pemahaman, koordinasi yang semakin kuat, serta peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan ini harus dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah,” tegasnya

Workshop Manajemen Keprotokolan dan Agenda Setting Pimpinan Daerah Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas SDM aparatur pemerintah daerah, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan Kabupaten Mahakam Ulu yang profesional, transparan, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Christianus Arie Dedy, S.S., M.Si., mengatakan bahwa peningkatan kompetensi aparatur di bidang keprotokolan menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pelayanan pemerintahan yang profesional dan berkualitas.

Menurutnya, pelaksanaan tugas keprotokolan saat ini tidak hanya menuntut pemahaman mengenai tata acara resmi pemerintahan, tetapi juga kemampuan dalam pengelolaan agenda pimpinan, dokumentasi kegiatan, komunikasi publik, hingga penyusunan naskah dan publikasi kegiatan pemerintah daerah.

“Oleh karena itu, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan menyelenggarakan Workshop Manajemen Keprotokolan dan Agenda Setting Pimpinan Daerah sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta pemahaman teknis aparatur pemerintah daerah dalam mendukung tugas-tugas keprotokolan dan pelayanan pimpinan,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Workshop Keprotokolan yang telah dilaksanakan pada tahun 2024.

Melalui kegiatan lanjutan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan keprotokolan sesuai perkembangan kebutuhan pemerintahan saat ini.

Ia menambahkan, materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek keprotokolan, tetapi juga mencakup kemampuan public speaking, teknik pembawa acara (MC) pada kegiatan formal pemerintahan, tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, pengelolaan tata panggung, hingga manajemen audiens dalam berbagai kegiatan resmi yang melibatkan pimpinan daerah maupun tamu kehormatan.

“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada aparatur pemerintah daerah agar mampu menjalankan fungsi keprotokolan secara profesional, efektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya

Workshop Manajemen Keprotokolan dan Agenda Setting Pimpinan Daerah Tahun 2026 menargetkan sebanyak 100 peserta yang berasal dari unsur pimpinan perangkat daerah, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat penghubung atau Person in Charge (PIC) kegiatan, ADC, ajudan, serta unsur pendukung lainnya yang terlibat dalam pelayanan keprotokolan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu.

Namun demikian, antusiasme peserta yang tinggi membuat jumlah kehadiran melampaui target yang telah ditetapkan. Berdasarkan daftar hadir, sebanyak 121 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

“Jumlah peserta yang melebihi target menunjukkan tingginya minat dan kesadaran perangkat daerah terhadap pentingnya peningkatan kapasitas di bidang keprotokolan dan komunikasi pimpinan. Hal ini menjadi indikator positif bahwa penguatan SDM keprotokolan merupakan kebutuhan yang dirasakan langsung oleh OPD,” tutupnya (JJ/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *