Foto : BBL


DISKOMINFOSTANDI – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mahakam Ulu melaksanakan Presentasi Laporan Akhir Studi Kelayakan Jantur Sungai Melaham, yang berlangsung di Hotel Swiss-Belhotel Samarinda, Kamis (13/08/2026).

Studi tersebut merupakan bagian dari kegiatan Perencanaan Wisata Long Melaham Batang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, yang disusun melalui kerja sama Disparpora Kabupaten Mahakam Ulu dengan Pusat Kajian Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (PK-PPID) Universitas Mulawarman.

Kegiatan ini bertujuan menyusun Dokumen Perencanaan Wisata Air Terjun Melaham Batang sebagai pedoman dalam pengembangan kawasan wisata yang terarah, terpadu, berkelanjutan, serta berbasis pada potensi lokal.

Penyusunan dokumen perencanaan tersebut mengacu pada sejumlah regulasi terkait pembangunan kepariwisataan, penataan ruang, dan pembangunan daerah, antara lain Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan, Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, serta kebijakan daerah melalui Peraturan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Nomor 1 Tahun 2021 tentang RTRW dan Peraturan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Nomor 4 Tahun 2021 tentang RPJMD.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Mahulu, Irawan Sanjaya, S.E., M.Si., mengatakan Kabupaten Mahakam Ulu memiliki karakteristik wilayah yang didominasi kawasan hutan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan transformasi pembangunan dari strategi yang bersifat ekstraktif menuju pembangunan yang bertumpu pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan tetap mengedepankan keharmonisan aspek sosial, budaya, dan alam melalui konsep Regenerative Tourism.

Ia menjelaskan, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan dua sektor yang saling mendukung dan melengkapi. Pengembangan destinasi wisata perlu berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kreatif agar mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pariwisata jalan, ekonomi kreatif mestinya jalan. Ekonomi kreatif didorong, mestinya pariwisata juga meningkat. Hal itu yang ke depan akan menjadi fokus Dinas Pariwisata,” ungkapnya

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata juga diarahkan melalui konsep One Village, One Experience, yakni setiap kampung memiliki pengalaman atau daya tarik khas yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.

Khusus Long Melaham, kawasan tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kawasan pariwisata karena dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mahakam Ulu telah diarahkan untuk pengembangan sektor tersebut.

“Kami mencoba memaksimalkan Long Melaham ini. Mudah-mudahan hasil kajian ini memberikan gambaran yang komplit mengenai apa yang bisa kita lakukan ke depan, supaya destinasi Melaham Batang Air Terjun menjadi destinasi yang terkelola dengan baik, dengan melibatkan semua pihak dan unsur yang menjadi ekosistemnya,” ungkapnya

Menutup sambutannya, ia berharap masukan dari seluruh pihak yang hadir, termasuk Tim TP3D, DPRD, dan perangkat daerah, dapat memberikan penyempurnaan serta pengayaan terhadap hasil kajian. Menurutnya, kolaborasi dan integrasi antarpihak menjadi hal penting dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu strategi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala PK-PPID Universitas Mulawarman, Dr. Ir. M. Akhyar Roeslan, M.P., menyampaikan bahwa masukan dari berbagai pihak sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas hasil kajian.

“Terakhir, kami berharap masukan-masukan yang diberikan nantinya dapat menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas hasil kajian. Harapan kami, hasil kajian ini dapat segera dikomunikasikan kepada teman-teman dan seluruh pihak terkait,” ujarnya

Ia juga berharap proses penyusunan kajian tersebut dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu.

“Harapan kita, mudah-mudahan pelaksanaan ini berjalan lancar dan hasilnya dapat dikomunikasikan secepatnya, sehingga Mahakam Ulu bisa menjadi lebih maju, berkembang, dan masyarakatnya dapat mencapai kesejahteraan,” pungkasnya

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Perencanaan Wisata Long Melaham Batang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, yang disampaikan oleh Ketua Tim Pelaksana, Fareis Althaleis, S.Par., M.M.Par., serta Dr. Kemal Sandi, S.E., M.AB., bersama tim.

Pemaparan tersebut menjadi bagian dari pembahasan untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan terhadap dokumen perencanaan sebelum nantinya menjadi salah satu acuan dalam pengembangan kawasan wisata Long Melaham Batang. (BBL/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *