DISKOMINFOSTANDI – Polres Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2025 di Lapangan Apel Mako Polres Mahulu, Kamis (18/03/2025) pagi. Apel ini dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Apel dipimpin oleh Kapolres Mahulu, AKBP Anthony Rybok, SE, serta dihadiri oleh pejabat TNI-Polri, instansi pemerintah, dan berbagai stakeholder terkait. Dalam kesempatan ini, Kapolres membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), yang menekankan pentingnya kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas lintas sektoral guna menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama libur Lebaran.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang atau sekitar 52% dari total penduduk Indonesia. Angka ini berpotensi meningkat dengan adanya kebijakan stimulus pemerintah, seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta perpanjangan masa libur sekolah.

Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 di delapan Polda prioritas, serta 26 Maret hingga 8 April 2025 di 28 Polda lainnya. Sebanyak 164.298 personel akan dikerahkan di 2.835 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu untuk memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik.

Pemerintah juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, serta kebijakan penyeberangan laut dan proyek infrastruktur. Strategi rekayasa lalu lintas seperti sistem ganjil-genap, contra flow, dan one way akan diterapkan berdasarkan analisis real-time dari CCTV dan laporan petugas di lapangan.

Selain pengamanan lalu lintas, fokus operasi ini juga mencakup stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM. Monitoring distribusi akan diperketat, termasuk penindakan terhadap praktik penimbunan guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama periode mudik Lebaran.

Kapolres Mahulu menegaskan bahwa pelayanan yang humanis dan responsif menjadi prioritas dalam Operasi Ketupat 2025.

“Petugas di lapangan diharapkan memberikan edukasi kepada pengendara, memastikan pengecekan kesehatan pengemudi dan kendaraan, serta menyiagakan personel di titik rawan kecelakaan,” ujar AKBP Anthony Rybok saat membacakan amanat Kapolri.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh personel pengamanan, termasuk TNI-Polri, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, serta Mitra Kamtibmas lainnya.

“Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan dalam memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik. Saat masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga, Anda semua tetap bertugas demi kenyamanan mereka. Selamat bertugas dan tetap semangat!.” tutupnya (Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *