DISKOMINFOSTANDI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu menggelar Pelatihan Strategi Pengelolaan Kelas Kreatif dan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Mahakam Ulu selama dua hari, Selasa–Rabu, 16–17 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ujoh Bilang, Selasa (16/12/2025).
Pelatihan tersebut dilaksanakan berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Permendikbudristek Nomor 47 Tahun 2023, Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, Surat Edaran Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen tentang Gerakan Sekolah Sehat, SKB 4 Menteri Tahun 2022, serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu, para narasumber, serta kepala sekolah dan guru PAUD dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu, Samson Batang, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif dan sehat. Menurutnya, pengelolaan kelas yang inovatif serta penerapan Gerakan Sekolah Sehat merupakan bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini.
Ia berharap seluruh kepala sekolah dan guru PAUD dapat mengimplementasikan hasil pelatihan di satuan pendidikan masing-masing demi terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat dan menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan mutu pendidikan PAUD di Kabupaten Mahakam Ulu.
Sementara itu, dalam laporannya, Plt. Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal, Suyati, SHI, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kehadiran seluruh peserta dalam keadaan sehat, meskipun pelatihan dilaksanakan pada masa libur sekolah dan menjelang hari besar keagamaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu atas dukungan dan perhatiannya terhadap peningkatan mutu pendidikan PAUD, serta kepada para narasumber dari Universitas Widya Gama Samarinda dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur yang telah berbagi pengetahuan kepada para pendidik PAUD.
Lebih lanjut, Suyati menjelaskan bahwa pelatihan pengelolaan kelas kreatif bertujuan menciptakan suasana belajar yang positif dan menyenangkan. Sementara itu, penerapan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) diarahkan untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di satuan pendidikan masing-masing.
“Pelatihan ini harus ditindaklanjuti dan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata. Ilmu yang diperoleh hendaknya dimanfaatkan secara optimal,” tutupnya
Pelatihan ini diikuti oleh 77 satuan lembaga PAUD dengan jumlah peserta sebanyak 121 orang, terdiri dari 44 Kepala Sekolah TK, 33 Kepala Sekolah KB, serta 44 Guru TK, yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Mahakam Ulu.
Kegiatan selanjutnya diisi dengan penyampaian materi oleh Dosen FKIP Universitas Widya Gama Samarinda, Hani Surbakti, S.Pd., M.Pd., Gr, serta Narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, Samodro, M.Pd. (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar