DISKOMINFOSTANDI – Keuskupan Agung Samarinda kembali menerima dua imam baru melalui Perayaan Ekaristi Tahbisan Imamat RD. Yovinus Andinata dan RD. Agustino Jekson Lodan yang dilaksanakan di Gereja Santo Bonifasius Sebenaq, Kabupaten Mahakam Ulu, Rabu (04/02/2026).
Perayaan Ekaristi Tahbisan Imamat dipimpin langsung oleh Uskup Agung Samarinda Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF, dan dihadiri para imam konselebran, biarawan-biarawati, keluarga besar imam baru, pemerintah daerah, serta umat Katolik dari berbagai paroki.
Uskup Agung Samarinda dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya dua imam bagi Keuskupan Agung Samarinda.
“Pada kesempatan ini kita patut bersyukur kepada Tuhan atas bertambahnya dua orang imam bagi Keuskupan Agung Samarinda. Ini merupakan berkat yang sangat besar karena keuskupan ini masih sangat kekurangan tenaga imam,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa kehadiran dua imam baru sangat berarti bagi pelayanan Gereja.
“Saya mengucapkan selamat dan proficiat kepada Pastor Agustino Jekson Lodan dan Pastor Yovinus Andinata. Semoga Tuhan senantiasa memberkati panggilan dan pelayanan yang mereka jalani,” lanjutnya
Menurut Uskup Agung, pemilihan Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang sebagai lokasi tahbisan memiliki makna tersendiri karena sudah belasan tahun tidak menyelenggarakan tahbisan imam.
“Diharapkan melalui peristiwa iman ini akan tumbuh panggilan-panggilan baru dari wilayah Mahakam Ulu,” katanya
Sementara itu, Pastor Agustino Jekson Lodan mewakili kedua imam baru menyampaikan rasa syukur kepada Allah Tritunggal atas rahmat panggilan imamat yang diterima.
“Kami mengucapkan puji dan syukur kepada Allah Tritunggal atas rahmat dan berkat yang dianugerahkan kepada kami berdua. Dengan penuh rasa syukur, kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Bapak Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, yang berkenan menerima dan menahbiskan kami menjadi imam Keuskupan Agung Samarinda,” ujarnya
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pastor pendamping selama masa pembinaan dan diakonat, para pembina seminari, guru, dosen, serta pembimbing rohani.
“Kami mohon dukungan dan doa agar kami setia dalam peziarahan iman dan pelayanan kami ke depan,” tutup Pastor Jekson (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar