DISKOMINFOSTANDI – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian resmi membuka Festival Pangan Mahulu ke-1 di Lapangan Cor Ujoh Bilang, Selasa (09/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia serta rangkaian HUT ke-12 Kabupaten Mahakam Ulu. Dengan mengusung tema “Pangan Kuat, Masyarakat Hebat, Mahulu Melaju”, kegiatan ini mencerminkan komitmen daerah dalam memperkuat ketahanan pangan menuju masyarakat yang mandiri, berkelanjutan, dan sejahtera.
Dalam sambutan pembuka, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.Kes, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Beliau menjelaskan bahwa setiap tanggal 16 Oktober, dunia memperingati Hari Pangan Sedunia sebagai pengingat pentingnya ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan merata bagi semua. Tahun 2025 mengangkat tema global “Bergandengan Tangan untuk Pangan yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik”, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan masa depan pangan yang tangguh.
“Mahakam Ulu memiliki anugerah luar biasa: lahan subur, hasil pertanian dan perkebunan, sumber protein sungai yang melimpah, hingga olahan pangan tradisional yang lahir dari kearifan masyarakat adat. Pangan bukan sekadar kebutuhan harian, tetapi bagian dari identitas budaya kita,” ujarnya
Festival ini juga memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan pemahaman tentang ketahanan pangan, melestarikan kuliner lokal, mendorong inovasi berbasis sumber daya daerah, serta memperkuat jejaring antara pemerintah, UMKM, petani, pelaku usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangun ketahanan pangan Mahakam Ulu secara lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” harapnya
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mahakam Ulu, Engelbertus Ibrahim, S.E., M.Si, menegaskan bahwa festival ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal dan memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
Beliau memaparkan tujuan penyelenggaraan Festival Pangan Mahulu 2025, antara lain:
Mempromosikan keragaman pangan lokal,
Memberikan edukasi tentang pangan sehat, aman, dan bergizi,
Menumbuhkan inovasi olahan pangan tradisional agar memiliki nilai tambah,
Menggerakkan generasi muda melalui peran Duta B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman),
Membangun kemitraan antara pemerintah, pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat.
Festival ini juga diisi dengan beragam kegiatan, seperti:
Pameran produk pangan lokal, Lomba olahan pangan berbasis kearifan lokal, Edukasi diversifikasi pangan, Demonstrasi memasak, Sosialisasi konsumsi pangan B2SA, Partisipasi UMKM dan petani lokal dalam menampilkan produk unggulan.
Di akhir laporannya, Kepala Dinas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival, mulai dari perangkat daerah, pelaku usaha, sponsor, petani, komunitas kreatif, hingga masyarakat Mahakam Ulu. (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar