DISKOMINFOSTANDI – Semangat gotong royong dan kebersamaan umat Katolik Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu, terlihat dalam persiapan pentahbisan Diakon Yovinus Andinata dan Diakon Agustino Jekson Lodan. Pentahbisan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 4 Februari 2026, bertempat di Gereja Santo Bonifasius, Ujoh Bilang.
Wakil Ketua I Panitia Pentahbisan, Longginus, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong telah dimulai sejak Jumat lalu dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Persiapan yang dilakukan meliputi pembangunan dapur umum, penyiapan sekretariat, pembuatan gapura, pengecatan ulang aula, hingga pengecoran lantai dapur umum.
“Pusat konsumsi kegiatan berada di lokasi ini, sementara pelaksanaan pentahbisan tetap berlangsung di Gereja Santo Bonifasius. Untuk rangkaian kegiatan malam hari dipusatkan di Balai Adat Ujoh Bilang,” jelasnya
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat sangat tinggi. Sebagian besar warga membawa peralatan kerja secara mandiri, sementara material utama disiapkan oleh pihak paroki. Meskipun kegiatan dilaksanakan pada hari kerja, antusiasme masyarakat tetap tinggi setelah memperoleh izin dari instansi masing-masing.
Dekorasi kegiatan mengusung nuansa budaya lokal Dayak, dengan penggunaan penghut serta ukiran khas daerah pada gapura dan area kegiatan. Gotong royong direncanakan berlangsung hingga H-1, termasuk persiapan di Gereja Santo Bonifasius serta kawasan balai adat hingga pelabuhan.
Sementara itu, Koordinator Seksi Gotong Royong, Lawing Ngau, mengungkapkan bahwa kegiatan gotong royong telah berjalan selama empat hari dan diikuti dengan antusias oleh umat serta masyarakat.
“Kegiatan ini melibatkan seluruh lingkungan dan OPD-OPD yang ada. Banyak yang menyempatkan diri di sela-sela tugas kantor demi ikut serta dalam persiapan pentahbisan ini,” ujarnya
Pentahbisan dua diakon tersebut akan dihadiri oleh umat dari seluruh paroki se-Kabupaten Mahakam Ulu. Kegiatan ini tidak hanya menjadi peristiwa penting bagi Gereja Katolik, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat Mahakam Ulu. (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar