(foto: diskominfostandimahulu/Jo)


DISKOMINFOSTANDI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Pemanfaatan Teknologi Informasi/Digitalisasi Pembelajaran yang dipusatkan di SMPN 1 Long Bagun, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan ini diikuti 18 peserta yang berasal dari berbagai satuan pendidikan mulai dari TK, SD, hingga SMP se-Kabupaten Mahakam Ulu, sebagaimana tercantum dalam daftar peserta yang dikeluarkan oleh BPMP Kaltim.

Dalam sambutannya, mewakili Kadisdikbud, Sekretaris Dinas Pendidikan Mahulu Bungai, S.E, menekankan pentingnya digitalisasi sebagai kebutuhan mendasar dalam dunia pendidikan.

“Kita berada di era ketika digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pandemi telah mengubah cara kita mengajar dan belajar, dan kita tidak bisa kembali sepenuhnya ke cara lama,” ujarnya

Ia menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran bertujuan bukan hanya menghadirkan perangkat teknologi, tetapi menciptakan proses belajar yang lebih menarik, interaktif, kaya sumber belajar, serta mempersiapkan generasi yang mahir menggunakan teknologi.

Ia juga menyampaikan bahwa guru yang hadir merupakan bagian dari “Duta Perubahan” dalam ekosistem pendidikan Mahulu.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada semangat Bapak dan Ibu untuk berbagi, berkolaborasi, dan mengimplementasikan inovasi di kelas masing-masing,” tegasnya

Ia berharap forum ini dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman, memecahkan kendala teknis, serta memperkuat komunitas belajar di sekolah.

Sesuai surat undangan resmi BPMP Kaltim, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

BPMP Kaltim melakukan pemanfaatan Rumah Pendidikan, pengembangan konten pembelajaran, serta evaluasi penyaluran bantuan sarana digitalisasi pada satuan pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Disdikbud Mahulu menyatakan akan terus mendukung peningkatan kapasitas guru serta penyediaan infrastruktur digital demi terwujudnya pendidikan yang modern, merata, dan adaptif terhadap perubahan zaman. (Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *