DISKOMINFOSTANDI – Tahbisan Imamat yang dipimpin Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF, digelar di Kabupaten Mahakam Ulu dan diawali dengan prosesi penyambutan adat napoq balaan dan ngelekuuq di Pelabuhan Ujoh Bilang, Selasa (03/02/2026).
Prosesi adat tersebut menjadi simbol penghormatan serta keterbukaan masyarakat Mahakam Ulu kepada para tamu dan umat yang hadir dalam peristiwa penting bagi Gereja Katolik tersebut.
Rangkaian kegiatan Tahbisan Imamat dihadiri para pastor, bruder, suster, serta umat dari seluruh paroki se-Keuskupan Agung Samarinda.
Penyambutan adat menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan sebelum umat mengikuti prosesi tahbisan yang berlangsung dengan khidmat.
Sambutan dan ucapan selamat datang disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Kristina Tening, S.H., M.Si., yang juga bertindak selaku Ketua Panitia Tahbisan Imamat.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan penyelenggaraan-Nya sehingga seluruh umat dapat berkumpul dan menyaksikan peristiwa bersejarah tersebut.
“Atas nama panitia dan seluruh umat di Kabupaten Mahakam Ulu, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Urip Ngerimaan,” ujarnya
Ia menjelaskan bahwa Urip Ngerimaan mengandung makna komitmen membangun kehidupan di tanah Mahakam Ulu dengan penuh rasa syukur, keterbukaan, serta semangat keberlanjutan demi kesejahteraan bersama.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut telah hidup dan mengakar dalam masyarakat Mahakam Ulu, serta tercermin dalam prosesi adat napoq balaan dan ngelekuuq sebagai wujud penghormatan dan penerimaan kepada para tamu. Prosesi adat ini menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan dalam iman.
Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah informasi teknis terkait pelaksanaan Tahbisan Imamat. Panitia telah menyiapkan fasilitas penginapan bagi seluruh rombongan, menyediakan sarana transportasi, serta menunjuk pendamping atau Liaison Officer (LO) untuk masing-masing rombongan guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Menutup sambutannya, ia memohon pengertian dan kerja sama dari seluruh peserta apabila dalam pelaksanaan pelayanan panitia masih terdapat kekurangan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan serta berharap Tahbisan Imamat ini membawa berkat bagi umat dan masa depan Gereja. (AD/Jo/AI)


Tidak ada Komentar