foto: diskominfostandimahulu_AD


DISKOMINFOSTANDI – Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, S.E., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (T3PS) Kabupaten Mahakam Ulu, menghadiri sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam kegiatan Pramusrenbang Tematik Stunting tingkat kecamatan yang digelar di Lamin Adat atau Balai Pertemuan Ida’ang Bulan, Kecamatan Long Hubung, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2027 di Kabupaten Mahakam Ulu. Ia menyampaikan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama pemerintah daerah di bawah kepemimpinan yang baru.
“Komitmen kita kuat untuk menurunkan stunting. Karena itu saya hadir langsung untuk mendengar apa saja kendala yang dihadapi masyarakat,” ujarnya
Menjawab pertanyaan mengenai tujuan utama pelaksanaan Pra Musrenbang Tematik Stunting, ia menjelaskan bahwa forum ini menjadi sarana untuk mengetahui persoalan nyata di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama.
“Kita turun langsung supaya tahu kendalanya di mana, sehingga ke depan kita bisa fokus dalam pembahasan dan penanganannya,” katanya

Hasil forum ini, lanjutnya, akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD serta pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tahun 2027.
Sebagai Ketua T3PS, ia menekankan pentingnya langkah strategis agar penanganan stunting berjalan dan terintegrasi lintas OPD. Menurutnya, pendataan menjadi langkah awal yang sangat menentukan.
“Kita minta pendataan betul-betul dari kampung ke kampung sampai ke tingkat kecamatan, supaya nanti kita bisa fokus dalam penanganannya,” ucapnya
Ia juga menegaskan perlunya kolaborasi semua pemangku kepentingan dengan mengesampingkan ego sektoral.

Terkait tantangan terbesar, ia mengakui bahwa kondisi geografis Mahakam Ulu yang tergolong wilayah 3T menjadi kendala tersendiri, ditambah faktor alam, ekonomi, dan lingkungan. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan menyerah.
“Memang tantangannya banyak, tapi kita tidak putus asa. Kita akan terus berjuang untuk melepaskan Mahakam Ulu dari stunting,” tegasnya

Ia menambahkan, upaya penanganan akan dilakukan secara bertahap melalui edukasi, terutama kepada ibu hamil, perbaikan lingkungan, serta keterlibatan berbagai OPD.
“Kalau kita semua bergandeng tangan dan bergerak bersama, saya yakin stunting di Mahakam Ulu bisa kita atasi,” katanya
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar berperan aktif dalam pencegahan stunting sejak dini.
“Kalau ada menemukan indikasi stunting di lingkungan sekitar, tolong dilaporkan supaya bisa didata dan kita carikan solusi,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi, serta memperhatikan kesehatan ibu hamil.
Selain itu, perhatian juga diarahkan kepada generasi muda. Ia menyoroti masih tingginya angka pernikahan dini yang dinilai berkontribusi terhadap stunting.
“Anak-anak remaja kita harus menjaga pergaulan dan merencanakan masa depan dengan baik, supaya kita bisa mencegah stunting sejak dini,” tutupnya

Melalui Pramusrenbang Tematik Stunting ini, pemerintah daerah berharap terbangun komitmen bersama dan langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting, demi mewujudkan generasi Mahakam Ulu yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (AD/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *