(foto: diskominfostandimahulu/Is)


DISKOMINFOSTANDI – Sekretariat tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mahakam Ulu menggelar Serah Terima Jabatan Ketua PKK, Ketua Dekranasda, Ketua Posyandu, dan Bunda PAUD Kabupaten Mahakam Ulu Periode 2021–2025 kepada pengurus Periode 2025–2030. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Senin (24/11/2025).

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen tersebut bukan sekadar pergantian figur, melainkan peralihan amanah, kesinambungan pelayanan, serta penguatan komitmen dalam membangun masyarakat Mahakam Ulu yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, saya menyampaikan selamat kepada Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Posyandu Kabupaten Mahakam Ulu Periode 2025–2030. Dengan kapabilitas, integritas, dan semangat pengabdian yang dimiliki, saya yakin seluruh program pemberdayaan keluarga, ekonomi kreatif, kesehatan, dan pendidikan usia dini akan semakin maju dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Bupati

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda periode sebelumnya, Ibunda tercinta Ny. Yovita Bulan Bonifasius, atas dedikasi dan kontribusi dalam membangun fondasi pelayanan masyarakat.

“Pengabdian, keikhlasan, serta kerja keras Ibunda beserta jajaran kepengurusan sebelumnya telah memberikan hasil nyata dan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan program pada periode selanjutnya,” ungkap Bupati

Menurutnya, tantangan pembangunan semakin kompleks sehingga seluruh unsur PKK, Dekranasda, dan Posyandu perlu memperkuat sinergi, kolaborasi, dan inovasi. “Keluarga adalah lingkungan pertama sekaligus benteng utama pembentukan karakter, kesehatan, dan kesejahteraan,” tegasnya

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan lima arahan strategis kepada pengurus baru, yaitu:

1. Penguatan peran keluarga sebagai pusat pendidikan nilai moral.

2. Pendorong ekonomi produktif melalui kerajinan lokal.

3. Optimalisasi Posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

4. Pembangunan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah.

5. Pelibatan masyarakat adat dan tokoh komunitas agar program tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Posyandu Periode 2025–2030, Mega Petra Marten, S.H., M.H., dalam sambutan perdananya menyoroti posisinya yang unik sebagai satu-satunya laki-laki yang menjabat Ketua TP PKK di sepuluh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Ia menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah pembeda yang membatasi, melainkan ruang pengabdian yang menuntut kesungguhan.

“Hukum mengajarkan saya bahwa setiap tanggung jawab harus dijalankan dengan etika, kepastian, dan keberlanjutan. Prinsip itu akan menjadi kompas saya dalam memimpin. Saya berkomitmen untuk berjalan bersama, mendengarkan, dan membangun kolaborasi yang setara bersama seluruh kader,” tegasnya

Ia juga memaparkan fokus kerjanya ke depan, yaitu memperkuat kualitas kerajinan lokal Mahakam Ulu agar semakin memancarkan identitas budaya, serta meningkatkan pelayanan dasar masyarakat khususnya untuk ibu hamil, balita, dan kelompok rentan melalui pendekatan yang tertata dan responsif.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu dan mengajak seluruh kader untuk membuka babak baru gerakan pemberdayaan keluarga di Mahakam Ulu.

“Mari kita melangkah bersama menuju Mahakam Ulu yang lebih berdaya, lebih sehat, dan lebih sejahtera,” pungkasnya (Is/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *