DISKOMINFOSTANDI – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Perhubungan menggelar kegiatan bertema “Optimalisasi Keselamatan Transportasi Darat dan Sungai di Kabupaten Mahakam Ulu” yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Mahakam Ulu periode 2025–2030. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahakam Ulu, Rabu (05/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, S.E., yang hadir mewakili Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, serta diikuti oleh Sekretaris Daerah Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M, unsur Forkopimda, para kepala OPD, akademisi, perwakilan PT Jasa Raharja, pengusaha angkutan, dan masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suhuk, disampaikan bahwa pengukuhan FLLAJ merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan transportasi di Mahakam Ulu.
“Momentum ini menjadi titik awal bagi kita semua untuk memperkuat kolaborasi dan kesatuan perspektif dalam membangun sistem transportasi darat yang lebih terkoordinasi dan berdaya guna di Mahakam Ulu,” ujar Wakil Bupati
Ia menegaskan, kondisi geografis Mahakam Ulu yang menantang, dengan wilayah berbukit serta kampung-kampung yang tersebar di sepanjang tepian sungai, menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan dan mobilitas masyarakat.
“Keterbatasan jaringan jalan dan akses antarwilayah menjadi tantangan nyata dalam mendukung pergerakan ekonomi daerah serta mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan,” tambahnya
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, lanjutnya, menempatkan pembangunan infrastruktur transportasi darat dan sungai sebagai salah satu prioritas utama guna mewujudkan konektivitas wilayah yang lebih baik.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang membuka akses bagi masyarakat di daerah terpencil serta memperkuat keterhubungan antar pusat kegiatan masyarakat,” ungkapnya
Di akhir sambutan, Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab bersama. Mari kita bangun sinergi lintas sektor agar forum LLAJ ini benar-benar menjadi wadah yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat Mahakam Ulu,” tutupnya
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mahakam Ulu, Fransiskus Xaverius Lawing, S.E., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembentukan forum LLAJ merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2011 tentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Forum LLAJ bukan sekadar inisiatif daerah, tetapi merupakan amanah untuk menciptakan komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mengatasi berbagai persoalan transportasi,” jelasnya
Ia menambahkan, forum LLAJ akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung visi, misi, dan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu periode 2025–2030.
“Kami berkomitmen mendukung peningkatan konektivitas wilayah, terutama pembangunan jalan darat menuju kampung-kampung terpencil serta percepatan pembangunan Bandara Ujoh Bilang,” ujarnya
Lebih lanjut, Kadishub menyebut forum ini akan berfokus pada lima pilar utama, yaitu:
1. Peningkatan keselamatan transportasi,
2. Manajemen rekayasa lalu lintas,
3. Peningkatan kualitas pelayanan publik,
4. Edukasi keselamatan berlalu lintas, dan
5. Pengembangan sistem informasi transportasi.
“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kami yakin forum LLAJ mampu menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan,” tegasnya
Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang LLAJ Dinas Perhubungan, Papilus Panyu, S.K.M., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi lintas sektor untuk mengatasi berbagai permasalahan transportasi di Mahakam Ulu,” ungkapnya
Ia menambahkan, forum LLAJ hadir untuk memberikan masukan dan rekomendasi konstruktif kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang transportasi.
“Keberhasilan forum ini akan sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh pihak, baik instansi pemerintah, lembaga vertikal, dunia usaha, maupun masyarakat. Dengan dukungan dan kerja sama yang baik, forum LLAJ Mahakam Ulu diyakini mampu menjadi motor penggerak terciptanya sistem transportasi yang tertib, aman, dan terintegrasi.” tutupnya (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar