DISKOMINFOSTANDI – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Long Apari. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Mahakam Ulu yang berlangsung di Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Kamis (10/09/2026).
Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Seno Aji, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada masyarakat Mahakam Ulu yang terdampak kondisi kekeringan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak-Ibu sekalian. Mari kita sama-sama berdoa, semoga hujan cepat turun di Long Apari ini sehingga dapat memudahkan aktivitas masyarakat,” ujarnya
“Mohon maaf Bapak-Ibu sekalian, tahun depan kita akan memprogramkan jalan dari Long Bagun sampai ke Long Apari. Ini menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya
Ia berharap pembangunan akses jalan dapat menghubungkan wilayah Mahakam Ulu hingga ke kawasan perbatasan Malaysia. “Mudah-mudahan ke depan akses jalan bisa tembus dan jalan dengan baik dari Long Apari sampai Long Lunuk, Long Pahangai, Long Bagun, dan seterusnya. Kalau semuanya terhubung, maka tidak ada lagi daerah yang terisolasi,” ungkapnya
Wagub juga menyampaikan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di kawasan Sungai Boh dengan kapasitas sekitar 300 megawatt. “Tahun ini akan ada pekerjaan yang sangat besar di daerah Sungai Boh, yaitu pembangunan PLTA. Kurang lebih sekitar 300 megawatt yang akan dihasilkan. Tentu saja nanti akan dialirkan ke Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun sampai ke Kutai Barat, sehingga tidak menggunakan diesel lagi. Nantinya listrik kita dapat menyala 24 jam nonstop dan sinyal juga otomatis membaik,” jelasnya
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan pendidikan generasi muda serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. “Mari kita tingkatkan bersama anak-anak kita agar bersekolah dengan baik, bisa berkuliah, mendapatkan gelar sarjana, pekerjaan yang baik, maupun usaha yang baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga harmonitas antarumat beragama dan antarsuku, sehingga tidak terjadi perpecahan. Mari saling bergotong royong dan menjaga kerukunan,” harapnya
Sementara itu, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan bahwa perubahan cuaca dalam beberapa tahun terakhir semakin dirasakan masyarakat, khususnya dalam menentukan waktu untuk berladang. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Mahakam Ulu.
“Dengan cuaca yang sekarang, luar biasa perubahan yang kita rasakan. Biasanya pada bulan-bulan tertentu masyarakat Mahakam Ulu sudah mengetahui waktu untuk membersihkan atau menggiatkan ladang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, meskipun pada waktu-waktu tersebut masyarakat tetap dapat mempersiapkan diri, kondisi yang kita rasakan sekarang adalah kemarau yang cukup panjang,” ujarnya.
Bupati Mahulu mmengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang secara langsung datang ke wilayah perbatasan Mahakam Ulu. Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah perbatasan yang menjadi bagian penting dari garda terdepan Indonesia.
“Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Gubernur yang telah menyempatkan waktu untuk datang langsung ke Mahakam Ulu. Ini menunjukkan bahwa kami sebagai daerah perbatasan dan garda terdepan Indonesia sangat diperhatikan,” ungkapnya
Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah Long Apari.
“Dengan kehadiran Bapak Wakil Gubernur, ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan banyak hal dan aspirasi masyarakat. Kiranya apa yang kami sampaikan dapat didengarkan, ditampung, dan setidaknya menjadi solusi untuk tahun-tahun ke depan, serta dapat disampaikan juga kepada pemerintah pusat,” katanya
“Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, kami membutuhkan akses infrastruktur jalan darat yang harus sampai ke titik perbatasan, yaitu Long Apari. Tidak hanya sampai di ibu kota Kecamatan Long Apari, tetapi harus terus sampai ke wilayah perbatasan Long Apari,” tegasnya
Untuk masyarakat di seluruh kampung di Kecamatan Long Apari, bantuan yang disalurkan meliputi 341 paket susu lansia, 107 paket susu penyandang disabilitas, 541 paket susu bayi, dan 33 kotak susu untuk ibu hamil. Selain itu, Bankaltimtara turut memberikan bantuan sebanyak 555 paket yang berisi beras dan sejumlah kebutuhan bahan pokok lainnya, terutama untuk mendukung masyarakat di kampung-kampung yang berada di wilayah terjauh, yakni Kampung Long Apari, Kampung Noha Tivab, dan Kampung Noha Silat. (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar