Foto : BBL


DISKOMINFOSTANDI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu melaksanakan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 1 Long Bagun, Selasa (08/09/2026).

Seleksi substansi ini merupakan salah satu tahapan dalam proses seleksi bakal calon kepala sekolah yang dilaksanakan oleh Disdikbud Mahulu. Para peserta mengikuti seluruh tahapan sesuai dengan ketentuan dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh panitia.

Dalam sambutannya, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan seleksi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan ini. Seleksi ini merupakan bagian penting dalam menyiapkan calon pemimpin satuan pendidikan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya

“Setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya

“Teruslah belajar, asah kemampuan, dan jadilah sosok teladan di lingkungan sekolah saudara,” pesannya

“Kita membutuhkan pemimpin sekolah yang dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi anak-anak Mahakam Ulu,” tuturnya

Tim Balai Guru Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Timur, Rahma Setyaningsih, M.Psi., turut memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta mengenai pelaksanaan seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu, Samson Batang, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa 57 peserta yang mengikuti tes substansi terdiri atas 24 guru golongan III/b, 9 guru golongan III/c, 4 guru golongan III/d, serta 20 guru PPPK.

“Dari 57 orang yang mengikuti seleksi melalui tes substansi ini, kebutuhan calon kepala sekolah yang akan dipersiapkan berjumlah 30 orang, sesuai dengan sekolah yang kepala sekolahnya masih berstatus Plt. maupun yang masa penugasannya telah berakhir,” ujarnya

Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya akan mengikuti pelatihan calon kepala sekolah dan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah memenuhi persyaratan untuk dapat ditugaskan sebagai kepala sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bagi guru PPPK yang nantinya dinyatakan lulus dan ditugaskan sebagai kepala sekolah, penugasannya hanya dapat dilakukan pada sekolah induk atau tempat yang bersangkutan bertugas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pelaksanaan tes substansi ini diarahkan untuk mengukur berbagai aspek yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepala sekolah, antara lain kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, pemahaman terhadap pengelolaan satuan pendidikan, kemampuan mengambil keputusan, integritas, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan pendidikan,” jelasnya

“Kami berharap kegiatan yang telah dilaksanakan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas tata kelola satuan pendidikan serta menghasilkan calon-calon pemimpin sekolah yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan mutu pendidikan,” pungkasnya

Melalui seleksi ini, diharapkan proses penjaringan bakal calon kepala sekolah dapat berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menghasilkan calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan kemampuan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seluruh tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia hingga selesai. (BBL/Jo/AI)

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *