DISKOMINFOSTANDI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Cafetaria Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Lantai I, Minggu (30/08/2026).
Dalam sambutannya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dr. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.Kes., menyampaikan bahwa kondisi kekeringan dan surutnya Sungai Mahakam saat ini memberikan dampak serius terhadap masyarakat Kecamatan Long Apari, khususnya yang berada di wilayah perbatasan dengan Sarawak, Malaysia.
Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi menuju Kecamatan Long Apari semakin sulit. Selain itu, jalan rintisan yang menghubungkan Kecamatan Long Pahangai dengan Long Apari juga mengalami kerusakan dan longsor.
“Itulah yang menyebabkan satu kecamatan, saudara-saudara kita yang berada di daerah perbatasan, yaitu Kecamatan Long Apari mengalami keterisolasian,” ungkapnya
Lebih lanjut dijelaskannya, keterisolasian tersebut berdampak pada ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Sejumlah bahan kebutuhan sehari-hari menjadi langka sehingga menyebabkan kenaikan harga yang cukup tinggi.
Berdasarkan laporan yang diterima Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, harga Pertalite telah mencapai sekitar Rp30 ribu per liter, beras ukuran 25 kilogram lebih dari Rp1 juta, LPG 3 kilogram berkisar Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, sedangkan LPG 12 kilogram mencapai sekitar Rp650 ribu.
“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, karena untuk membawa kebutuhan ke sana sangat sulit,” jelasnya
Sebagai bentuk penanganan awal, bantuan tahap pertama berupa sekitar 9,7 ton beras, gula pasir, minyak goreng, serta LPG 3 kilogram telah dikirim ke Mahakam Ulu untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kita tetap yakin, NKRI harga mati. Bagaimana kita menolong masyarakat kita yang berada di perbatasan,” tegasnya
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“BAZNAS memiliki tugas menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Ahmad Nabhan
Ia menjelaskan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur memiliki sejumlah program utama, di antaranya Kaltim Cerdas, bidang kesehatan, kemanusiaan, Kaltim Peduli, serta pemberdayaan masyarakat.
Bantuan yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu merupakan bagian dari program Kaltim Peduli yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok.
“Bantuan ini merupakan bagian dari program Kaltim Peduli untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok,” ujarnya
“Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah sangat penting agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selain itu, BAZNAS meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam proses pendataan penerima bantuan agar penyaluran dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap kerja sama ini terus dikembangkan. Kami juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam pendataan penerima bantuan agar penyalurannya berjalan baik, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Penyerahan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu.(BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar