DISKOMINFOSTANDI – SD Katolik Santa Miriam Ujoh Bilang resmi diberkati dan diresmikan sebagai bagian dari pelayanan pendidikan Tahun Pelajaran 2026–2027 di Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dasar yang bermutu sekaligus mempersiapkan generasi Mahakam Ulu yang cerdas, beriman, dan berkarakter, Kamis (23/07/2026).
Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan yang Berbudaya: Bersaudara, Berkarakter, Berprestasi”, rangkaian kegiatan diawali dengan misa syukur yang dilanjutkan dengan pemberkatan dan peresmian sekolah. Setelah itu, acara seremonial diisi dengan tarian persembahan yang dibawakan anak-anak mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Dasar sebagai ungkapan sukacita atas dibukanya SD Katolik Santa Miriam.
Dalam sambutannya, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Budi Bakti Karya MASF, Kongregasi MASF, Gereja Katolik, panitia, para orang tua, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga SD Katolik Santa Miriam dapat dibuka pada Tahun Pelajaran 2026–2027.
Ia menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi Mahakam Ulu yang cerdas, beriman, dan berkarakter melalui pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Pada Tahun Pelajaran 2026–2027, SD Katolik Santa Miriam memulai kegiatan pembelajaran dengan satu rombongan belajar yang terdiri atas 18 peserta didik baru. Meskipun masih menjadi langkah awal, ia berharap sekolah ini dapat terus bertumbuh dengan tetap menjaga kualitas pembelajaran, kompetensi pendidik, serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam wawancara usai kegiatan, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu untuk terus mendukung pengembangan pendidikan di daerah, termasuk pendidikan yang dikelola oleh keluarga besar Katolik.
“Tentunya ini menyangkut pendidikan, pasti akan terus kita dukung. Kita akan mencari regulasi yang tepat sehingga dapat membantu para suster untuk membangun SD yang lebih baik dan lebih nyaman untuk anak-anak bersekolah,” ujarnya
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya Uskup telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terkait dukungan pembangunan SMA Katolik. Selain memberikan pendidikan formal, menurutnya, sekolah Katolik juga memiliki peran penting dalam pembinaan nilai-nilai keagamaan dan karakter peserta didik. Ia pun mengajak para orang tua untuk terus mendampingi proses belajar anak-anak di rumah karena pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga.
Meski diguyur hujan, antusiasme para tamu undangan, orang tua, dan anak-anak tidak surut dalam menyambut pembukaan sekolah. Suasana hangat dan penuh sukacita mewarnai seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud dukungan terhadap hadirnya pilihan layanan pendidikan baru di Kabupaten Mahakam Ulu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, unsur Forkopimda Kabupaten Mahakam Ulu, perwakilan TP3D Kabupaten Mahakam Ulu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mahakam Ulu, Pastor Santo Petrus Ujoh Bilang, Dewan Pimpinan Umum dan Ketua Pembina Yayasan Budi Bakti Karya MASF beserta jajarannya, para suster Kongregasi MASF, para tenaga pendidik, orang tua peserta didik, serta tamu undangan lainnya. (AD/Jo/AI)


Tidak ada Komentar