DISKOMINFOSTANDI – Pengurus Mesjid Baitul Muttaqin Memperingati Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Mesjid Baitul Muttaqin Ujoh Bilang, Kamis, 17/09/2026 malam.
Panitia Pelaksana mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah serta memperkuat peran kelembagaan keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Menghadirkan Penceramah dari Kalimantan Selatan, yaitu Habib Mustofa Alhaddar dan dihadiri unsur TNI-Polri, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, para ustaz, pengurus masjid, serta masyarakat Kabupaten Mahulu.
Dalam sambutan yang disampaikan Ketua Pelaksana H. Johan Setia Budi yang diwakili oleh Ketua Takmir Mesjid sekaligus Ketua Dewan Mesjid Mahakam Ulu, Ustadz Eka Saptha S.Pd., Gr, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memahami keteladanan, akhlak mulia, serta ajaran Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Keberadaan Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk kita rayakan kelahirannya, tetapi yang terpenting bagaimana kita meneladani akhlak mulia beliau dan menjalankan ajarannya,” ungkapnya
Selain itu, disampaikan pentingnya penguatan administrasi dan kelembagaan masjid di Kabupaten Mahulu. Setiap masjid diharapkan memiliki SK kepengurusan yang jelas, termasuk penetapan imam dan marbot.
Guru mengaji serta pengurus rukun kematian juga diharapkan memiliki legalitas kepengurusan melalui SK. Hal tersebut dinilai penting agar kelembagaan keagamaan memiliki dasar administrasi yang jelas dan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan dukungan dan insentif bagi para pengurus masjid melalui sinergi bersama DPRD, termasuk upaya penguatan program pada tahun 2027.
“Peradaban moral dibangun dari kelembagaan dan institusi keagamaan. Karena itu, lembaga keagamaan dan organisasi Islam harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Mahakam Ulu,” lanjutnya
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia juga turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, masyarakat, serta seluruh unsur yang telah mendukung sehingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
Peringatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mendorong masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. (MN/Jo/AI)


Tidak ada Komentar