DISKOMINFOSTANDI – Dinas Sosial Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Bidang Pemberdayaan Sosial berkolaborasi dengan Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang dan Karang Taruna Kabupaten Mahakam Ulu menggelar pembinaan dan perlombaan dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna ke-66 sekaligus Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tingkat Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang Tahun 2026, Sabtu (26/09/2026).
Mengangkat tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa” dengan subtema “Wajah Yesus dalam Injil Matius”, rangkaian perlombaan tersebut dipusatkan di Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang dan berlangsung selama satu hari. Peserta berasal dari lingkungan dan stasi di wilayah Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang.
Dalam sambutannya, Pastor Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang Agustinus Dale Weruin menyampaikan bahwa BKSN Tahun 2026 merupakan pelaksanaan untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2024. Ia bersyukur atas antusiasme lingkungan dan stasi yang terus mengambil bagian dalam perayaan tersebut.
“Memang kita hadir di sini untuk berlomba dan mencari yang terbaik serta menjadi juara. Namun, yang jauh lebih utama adalah bagaimana kita dapat mengungkapkan dan merajut kebersamaan sebagai satu keluarga umat Allah di paroki ini,” ujarnya
Pelaksanaan BKSN tersebut terlaksana melalui kerja sama Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang dengan Dinas Sosial Kabupaten Mahakam Ulu dan Karang Taruna. Kolaborasi tersebut turut mendukung kelancaran acara, termasuk penyediaan konsumsi dan hadiah bagi para pemenang.
Pastor Paroki menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, OMK, misdinar, Karang Taruna, serta Dinas Sosial Kabupaten Mahakam Ulu atas kerja sama yang telah diberikan. Ia berharap sinergi tersebut terus terjalin melalui berbagai pembinaan iman serta pengembangan mental dan spiritual umat maupun masyarakat.
Ia juga berpesan agar pembinaan iman tidak berhenti pada perlombaan. Para peserta diharapkan terus memperdalam pengetahuan iman dan mengambil bagian dalam pelayanan Gereja, termasuk menjadi lektor dan pemazmur.
“Kitab Suci bukan sekadar pajangan, tetapi harus dibaca. Luangkanlah waktu minimal lima menit setiap hari untuk membaca Kitab Suci,” pesannya
Sementara itu, Pelaksana Teknis Kegiatan Subbidang Pemberdayaan Sosial, Oktavianus Eron Ledau, S.IP., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam penguatan karakter serta penanaman nilai-nilai sosial dan keagamaan.
“Kegiatan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas, sekaligus memperkuat nilai-nilai iman, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya
Ia berharap kolaborasi bersama Karang Taruna dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif dan konstruktif bagi generasi muda di Kabupaten Mahakam Ulu.
“Semoga kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk terus bertumbuh dalam iman, karakter, kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama, serta semakin aktif mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan sosial,” harapnya
Adapun perlombaan yang digelar meliputi Bertutur Kitab Suci, Mazmur, Lektor, COA, dan Mewarnai. Selain menjadi ajang untuk mengembangkan potensi peserta, perlombaan tersebut menjadi sarana bagi umat, khususnya anak-anak dan kaum muda, untuk memperdalam iman melalui Kitab Suci sekaligus mempererat kebersamaan sebagai satu keluarga umat Allah. (BBL/Jo/AI)


Tidak ada Komentar