DISKOMINFOSTANDI – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mahakam Ulu, Rabu (14/10/2026).
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, S.E., saat membacakan sambutan Bupati Angela Idang Belawan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mahakam Ulu dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi dan pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Dalam sambutan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam pembahasan Perubahan APBD 2026.
Berbagai pandangan, kritik, saran, dan masukan fraksi-fraksi DPRD dinilai sebagai bagian penting dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran demi memastikan kebijakan keuangan daerah berpihak pada kepentingan masyarakat.
Berdasarkan rancangan perubahan APBD, pendapatan daerah yang semula sebesar Rp1,89 triliun meningkat Rp331,79 miliar menjadi Rp2,22 triliun. Sementara itu, belanja daerah yang semula sebesar Rp2,46 triliun turun Rp19,80 miliar menjadi Rp2,44 triliun. Adapun penerimaan pembiayaan daerah setelah perubahan direncanakan sebesar Rp213,19 miliar untuk menutup defisit anggaran dengan nilai yang sama.
Pemkab Mahulu tetap memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penyediaan air bersih, penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Perhatian juga diarahkan kepada masyarakat di wilayah pedalaman, perbatasan, dan kampung-kampung yang masih menghadapi keterbatasan akses pelayanan dasar, termasuk masyarakat yang terdampak kemarau di wilayah Long Apari dan Long Pahangai.
Pemerintah daerah turut mencermati berbagai masukan DPRD mengenai ketepatan alokasi belanja, peningkatan pendapatan asli daerah, pemenuhan anggaran pendidikan, sarana dan prasarana kesehatan, pembangunan jalan dan jembatan, serta penguatan ketahanan pangan.
Penguatan koordinasi, transparansi, rekonsiliasi data, dan kelengkapan dokumen penganggaran juga menjadi perhatian untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Melalui sambutan tersebut, ia menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar meningkatkan disiplin pelaksanaan anggaran, memperkuat pengawasan kegiatan, serta memastikan setiap pengeluaran sesuai ketentuan.
Penyelesaian kewajiban pemerintah daerah dan percepatan program prioritas yang memungkinkan untuk diselesaikan juga menjadi perhatian guna mencegah permasalahan administrasi dan keuangan di kemudian hari.
“Pemerintah daerah mengajak seluruh jajaran untuk tidak hanya mengejar capaian realisasi anggaran, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya
Pemerintah daerah juga menekankan agar seluruh tahapan penyusunan dan pelaksanaan Perubahan APBD 2026 mengikuti peraturan perundang-undangan, termasuk ketentuan mengenai kelengkapan dokumen dan jadwal yang telah ditetapkan.
Pemkab Mahulu berharap kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD terus terpelihara melalui keterbukaan, sikap saling menghormati, dan tanggung jawab bersama. Sinergi seluruh unsur pemerintahan diharapkan mampu memperkuat pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu yang maju, merata, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (AD/Jo/AI)


Tidak ada Komentar